Live Healthier Part. 2

20170821_145416

coba lihat ibu-ibu di sebelah kanan saya? mungkin usianya sekitar 50 tahun

Sebelum saya menikah, berat badan saya 40 kg, malahan bisa kurang dari itu. Padahal saya bukan termasuk orang yang pilih-pilih makanan. Apapun yang enak, pasti di lahap. Terutama cemilan-cemilan ringan, masuk ke mulut tanpa dosa. Saya sempat mengeluhkan berat badan saya yang tidak ada kenaikan signifikan. Karena ternyata sebanyak apapun yang saya makan, tubuh dan berat badan saya tetap tidak naik. Stagnan! Banyak teman-teman yang iri. Makan banyak, makan enak tapi gak gendut-gendut. Lha, justru saya yang iri dengan mereka, saya sangat ingin berat badan saya ideal. Yaa..minimal 45 kg lah!

Continue reading

Advertisements

Live Healthier

megymDua hari yang lalu saya ikut suami nge-gym. Sebenarnya udah lama pingin exercise, bukan karena pingin kurus tapi ingin lebih sehat. Pasca melahirkan caesar 2 tahun lalu masih meninggalkan sakit di tulang punggung belakang. Well, saya gak tau exactly sakit tulang punggung belakang ini di sebabkan karena operasi caesar atau bukan. Biasanya muncul ketika saya sudah  mengerjakan pekerjaan rumah dalam sekali waktu. Jangan tanya gimana lelah dan sakitnya. Saya juga tidak memungkiri bahwa perut bagian depan ikut mengendur dan bagian yang paling gak enak itu adalah, baju-baju banyak yang sudah tidak muat karena mau tidak mau pinggul membesar seiring waktu. Suami saya pernah bilang seperti ini, umur 30-an kesehatan akan ikut menurun. Apa yang biasa kita konsumsi harus di jaga. Seiring waktu, stamina dan kebugaran akan loyo. Efeknya, kita jadi cepat letih, emosional dan ibadah pun sulit. Kita sering kan melihat ibu-ibu beranak lebih dari 2 kesulitan ketika ruku’ dan sujud dalam shalat. Kesulitan untuk menyeimbangkan bobot tubuhnya. Sedikit banyak saya sudah merasakan hal tersebut. Tahun 2017 ini saya berumur 28, 2 tahun lagi berumur 30. Jadi tidak ada alasan menunda untuk olahraga!

Continue reading