Posted in Rumah

Me Recently ; Jenuh

Hampir dua minggu kebelakang, saya merasa jenuh ke kantor. Sebenarnya jenuh yang saya rasakan sudah setahun yang lalu. Belakangan, pelan-pelan saya sadar penyebabnya. Ada dua hal, pertama, karena saya merasa tidak berkembang terlalu banyak. Mungkin karena saya bekerja bukan di bidang yang saya gemari. Kedua, karena seseorang. Lebih tepatnya karena seorang perempuan yang duduk di sebelah saya. Pegawai biasa, punya anak lebih dari satu tapi nyinyirnya, Subahanallah. Continue reading “Me Recently ; Jenuh”

Advertisements
Posted in Me Recently, Random, Rumah

Hi, 2018!

2018Saya nulis terakhir 2 bulanan yang lalu deh kayaknya, eh sekarang udah 2018 aja. Masih dalam rangka menyesuaikan penulisan tahun yang masih saja 2017, saya amat bersyukur tahun lalu banyak sekali hal yang saya pelajari dan lalui. Tahun 2018 ini saya gak menargetkan resolusi apa-apa, karena saya sudah menuliskan hal-hal besar setiap kali saya ingat menginginkan sesuatu.

Saya terbiasa mencatat hal-hal kecil dalam note HP. Selain mudah di akses, saya juga selalu bisa membacanya berulang-ulang dan berdoa agar suatu hari nanti pada saat yang tepat Allah akan mengabulkan semua doa-doa saya. Tahun lalu, ada satu doa yang paling saya inginkan dan Allah kabulkan. Saya ingin menuliskannya satu-persatu di sini. Nanti ya. Pelan-pelan menyusul.

Continue reading “Hi, 2018!”

Posted in Ghazi, Life Partner, Perempuan, Refleksi, Rumah

Do!

Terasa sekali setelah menikah semua berubah. Apa yang saya lihat, saya rasakan, bagaimana saya memandang konflik, motivasi dalam segala hal juga ikut berubah. Laki-laki yang menikahi saya dibesarkan oleh keluarga sederhana, begitu juga dengan saya. Sometimes kami berbeda pendapat dalam banyak hal, tapi ternyata banyak juga kesamaannya. Saya tidak memungkiri bahwa ada beberapa hal yang ingin saya ubah dari dirinya. Bukan karena saya lebih baik dari dirinya. Bukan. Sama sekali bukan seperti itu. Saya ingin anak belajar dari orangtuanya. Jika orangtuanya beda perkataan dengan sifat yang ditampilkan, anak akan bingung harus mencontoh seperti apa. Kok Umi dan Abi nya bilang tidak boleh membuang sampah sembarangan, tapi dia melihat kami membuang botol aqua di jalan!

picsart_01-27-01-11-35
once upon a time in airport

Menjadi contoh untuk anak saja butuh konsisten apalagi untuk pasangan. Terasa sekali untuk ‘mengubah’ pasangan butuh lebih dari sekedar effort. Panas-panas tai ayam mah gak mempan. Sabar aja, diam aja gak akan mengubah keadaan. Apalagi ngomel-ngomel gak jelas. Saya ngerasain banget sih, cara yang paling baik membuat si dia menjadi lebih baik adalah dengan memberi contoh yang baik juga. Kalau anak-anak kan cepet tuh pahamnya, kita bilangin apa aja dia dengerin, dia tiru, tapi kalau orang dewasa rada ribet. Kenapa ribet? Ya karena dia udah dewasa, udah punya pemikiran tersendiri. Tapi beneran deh. Saya juga liat beberapa perubahan positif dari suami yang gak saya sadari. Frankly, saya juga gitu sih. Continue reading “Do!”

Posted in Life Partner, Perempuan, Refleksi, Rumah

3 Tahun Lalu

Sembilan September tahun ini, usia pernikahan kami menjadi 3 tahun. Kata orang usia pernikahan yang ganjil-ganjil itu adalah masa-masa dimana pernikahan di uji. Menurut saya, setiap fase pernikahan pasti ada ujiannya. Mulai dari menikah itu sendiri, tahun pertama menikah yang butuh penyesuaian hingga punya anak. Jadi, salah besar ya, yang namanya pernikahan itu happy-happy terus, hehe…dan gak sedih-sedih melulu kok, malah banyakan enaknya. Alhamdulillah 🙂

Continue reading “3 Tahun Lalu”

Posted in Ghazi, Me Recently, Random, Rumah

Me Recently ; Mengubah Pola Hidup

Akhir-akhir ini saya dan suami mengubah pola istirahat dan pola makan kami. Biasanya kami makan malam diatas jam 8 malam dan tidur diatas jam 11 malam. Sebenarnya hal ini sudah berlangsung lama sekali dan kami mengikuti jam makan malam dan tidur seperti orang tua saya. Karena kami masih tinggal dengan orang tua, jadi ya..mau tidak mau kami harus mengikuti pola makan dan tidur seperti mereka. Ujung-ujungnya kami bangun pagi tidak fresh karena tidak cukup tidur pada malam harinya. Sebenarnya bukan hanya bangun pagi lebih hectic dan sering terlambat pergi bekerja saja tapi juga efek jangka panjangnya tidak bagus kan untuk kesehatan. Sekarang kami mengubah semua pola hidup, terutama untuk makan dan tidur. Kami menerapkan untuk makan malam lebih cepat dan tidur di awal malam.

Continue reading “Me Recently ; Mengubah Pola Hidup”

Posted in Me Recently, Random, Rumah

Me Recently ; Drop!

sickAkhir Mei ini jadi bulan yang cukup berat untuk kami. Saya sakit, Ghazi sakit bahkan suami juga hampir drop. Sebenarnya 2 minggu lalu saya udah mulai flu. Biasanya kalau saya udah mulai sakit, pasti paginya udah bersin-bersin. Sepanjang hari saya cukup tersiksa dengan hidung meler, kepala sakit dan tenggorokan seperti ada batu ‘nyangkut’. Apalagi saya harus bangun pagi menyiapkan makanan. Karena saya udah mulai masuk kantor dan siang hari biasanya gak balik lagi kerumah, saya harus menyiapkan bekal makan siang untuk kami bertiga-saya, Ghazi dan suami. Biasanya saya juga menyiapkan cemilan. Pokoknya pagi hari hectic sekali. Mungkin ini juga yang membuat tubuh saya drop dan virus flu cepat sekali menyebar. Ghazi sakit dan hampir selalu karena hidungnya tersumbat dan kali ini dia juga demam. Demam kali ini sedikit beda, lebih lama dari biasanya. Ghazi demam 4 hari, setelah demam turun, Ghazi juga mencret. Sepanjang hari dia lemas dan tidak ceria seperti biasa. Mungkin karena saya tidak menjaga kondisi tubuh yang notebenenya udah drop ditambah flu, akhir-akhir ini saya juga sering terlambat makan. Alhasil, waktu malam itu saya sempat sakit perut dan muntah-muntah! Continue reading “Me Recently ; Drop!”